Senin, November 2

Anniversary

Tulisan di note facebook, ditulis sesaat setelah bangun tidur, entah mengapa ada yang meletup-letup minta diungkapkan...


Ini tentang sebuah catatan cinta. Tentang harumnya nektar mawar yang wangi dari vasnya. Sepenggal cerita dari dua anak adam.

Hari itu, saat beberapa bagian otak tersita untuk berlembar-lembar ilmu, ada yg berulang. Sebuah bulan yang sama, rintik hujan yang sama. Dan sebuah angka yang sama, dua puluh enam.

Kini dapat kurasakan benar harumnya mawar itu, nikmatnya berlari di bawah hujan dan tidak lagi bernaung. Dia, kini dia telah lepas dari jeratnya yang mengikat. Dia, kini sudah bisa kujangkau dan terasa lebih dekat.

Kurang lebih dua belas purnama silam, kami menganyam. Sebuah ikrar untuk dapat berjalan beriringan, tak lagi sendirian. Meretas mimpi yang semakin bening pertanda terwujudkan.

Terimakasih, untuk harumnya mawar yang kau sebar, untuk gerimis terindah yang pernah kudapat.

Selamat dua belas purnama di dua puluh enam. Tempat, waktu dan suasana telah kita jemput di beberapa saat yang lalu, sambil menikmati keindahan malam di titik daerah yang sakral. Dalam hati aku berujar, "tidak ada yg bisa mengalahkan indahnya malam ini, genapnya dua belas purnama kami. ." masih dalam lamun dan diam, aku menggenggam tangan dari pria yg kusebut kekasih...

1 komentar: