Selasa, Maret 3

WelcomeNemowati


Selamat datang Nemo-ku, selamat datang dua biru keunguan-ku di akuarium empat puluh senti dengan sirkulasi yang sudah dirasa baik. Aku akan menjaga kalian, meninabobokan kalian, dan tak akan seperti Ghia yang mencabut gelembung oksigen dari akuarium bulat bersinar.

Kalian sungguh menakjubkan. Terimakasih, Pingu. Berkat kau angan-ku tentang Nemo terwujud. Tak lagi pikiran ini mengawang jauh seperti apa memiliki Nemo, sekarang cukup melihat ke arah bawah jendela, di situlah surga anganku terletak. Ingin selalu memberi-nya makan, namun sayang hanya sehari sekali ia boleh di manja dengan pelet-pelet kesukaannya.

Hanya tinggal memberinya nama. Sudah ada sejak lama beberapa daftar nama *boong, cuma satu nama* Nemowati! Kedengaran aneh namun itu pemberian Pingu. Aku suka nama itu, karena itu dari Pingu. Konyol tapi Pingu kreatif sekali.

Nemowati...sebuah tanda cinta di level ke-4. Sebuah perjuangan dari kami berdua *Pingu lebih berjuang*. Dan akhirnya tercipta, Nemowati. Angan menjadi Nyata. Mimpi menjadi Realita. Hoho. Pingu...pingu..pingu...

Ada dua penghuni lagi di akuarium berukuran empat puluh sentimeter, dua ikan biru keunguan. Membiru bila merasa aman, meng-ungu bila merasa takut *ini asli kata temennya mas Martha, yang menjaga toko ikan laut*.

Selayaknya anak yang baru lahir, seperti Nemowati, mereka berdua tak ketinggalan di beri nama, IWAK dan IWIK *saking susahnya cari nama lagi*. Si Iwak lebih besar dari si Iwik. Si Iwak lebih lincah dari si Iwik. Dan begitu seterusnya.

Dan akhirnya saudara-saudara! Saya ucapkan, Selamat Datang Nemowati, Iwak dan Iwik. Pemberian Pingu yang tiada tandingannya. Keprok..keprookk...

2 komentar:

ridho dido mengatakan...

hahaa,, lucu lucu,, nemowati^^

Ermaya mengatakan...

hahahahaha...sipp..siipp.. :)